Kamis, 27 Mei 2010

PRAMUKA GARUDA TH 2010

KISI-KISI TES WAWANCARA

SELEKSI PRAMUKA GARUDA PENEGAK

KWARTIR CABANG PONOROGO

Leadership

o Kecenderungan pribadi peserta menjadi pemimpin ataukah dipimpin?

o Jika peserta cenderung seorang pemimpin, bagaimana tipe kepemimpinannya?

o Jika peserta cenderung dipimpin, apakah tipe yang aktif atau pasif?

o Studi kasus : bagaimana mengkondisikan anggota yang sulit diatur (SDM kurang mampu) ?

o Studi kasus : bagaimana mengkondisikan organisasi apabila pemimpinnya kurang memiliki kemampuan dan solidaritas pada anggota?

· Dapat menjelaskan makna ”SETIA-SIAP-SEDIA”

Managemen Organisasi

o Menyebutkan struktur organisasi secara umum

o Menyebutkan tugas dari pembagian struktur organisasi

o Menempatkan jabatan pada posisi sesuai struktur organisasi

o Studi kasus : Bagaimana strategi agar organisasi bisa go public?

· Studi kasus : Bagaimana mengkondisikan organisasi dengan SDM yang rata-rata terbatas / kurang mampu?

Falsafah Kehidupan dan Spiritual

o Bagaimana tipe kepribadian dirinya (terbuka / tertutup) ?

o Apa yang dibanggakan dari dirinya?

o Prestasi membanggakan

o Motto hidup

o Realisasi motto hidup dengan kebiasaan hidup bermasyarakat

o Sampai mana pengaruh orang tua dalam kehidupanmu?

o Cita-cita dikemudian hari

· Jelaskan makna keimanan pada Tuhan YME dalam kehidupanmu!

Pariwisata, Seni dan Budaya

o Dapat menampilkan satu bidang seni budaya

o Dapat menjelaskan adat istiadat di beberapa daerah

· Dapat menyebutkan obyek wisata dan budaya lokal dan nasional

Ketrampilan dan Teknologi

o Dapat menggunakan HP dan komputer dengan baik

o Dapat menjelaskan dunia maya (internet, email, website, browsing, chatting, download, upload, dll.)

o Dapat menggunakan / menjelaskan kompas

o Dapat menyebutkan 8 arah mata angin

o Dapat menjelaskan konsep baju dan celana (desain)

o Dapat menjelaskan cara memelihara / menanam tanaman unggulan (misal : jati merak, mangga, dll.)

o Dapat menjelaskan cara memasak makanan

· Dapat menjelaskan dan menggunakan beberapa macam simpul

Tanda Kecakapan Khusus

o Dapat menjelaskan 3 tingkatan TKK

o Dapat menjelaskan 5 bidang TKK dan warna dasarnya

o Dapat menyebutkan 10 TKK wajib

o Dapat menjelaskan proses ujian TKK yang dialami

· Dapat menjelaskan TKK yang dimiliki

PBB dan Olahraga

o Dapat memimpin dan melakukan salah satu bidang olahraga

o Dapat menjelaskan jenis olah raga tradisional, nasional, internasional

o Dapat memberi aba-aba PBB

· Dapat menjelaskan tata upacara secara umum

Wawasan kebangsaan

o Hafal Pembukaan UUD 1945

o Dapat menjelaskan dasar negara secara umum

o Dapat menjelaskan arti lambang negara

o Dapat menyanyikan lagu wajib

o Dapat menjelaskan contoh pengamalan masing-masing sila dari Pancasila

o Dapat menjelaskan struktur negara dan pemerintahan

· Memiliki tabungan

Kesehatan

o Memahami PP

o Dapat menjelaskan cara mengatasi orang pingsan dan kram

o Dapat menjelaskan penyakit rakyat

· Dapat menjelaskan obat tradisional

Kepramukaan

o Hafal dan mengerti trisatya dan dasadarma

o Rajin mengikuti latihan ambalan

o Dapat menjelaskan sejarah Gerakan Pramuka

o Dapat menyebutkan dan menjelaskan tanda pengenal

o Dapat menyebutkan nama-nama anggota sangga

o Dapat menyebutkan pertemuan penegak dan yang pernah diikuti

o Dapat menyebutkan dan menjelaskan bidang saka

o Dapat menjelaskan proses ujian SKU yang dialami

o Dapat menjelaskan kegiatan pelantikan Bantara dan Laksana yang dialami

· Dapat menjelaskan makna ”SETIA-SIAP-SEDIA”

Senin, 24 Mei 2010

DENDAM ITU MAHAL

Aku berjalan dengan seorang my friend, seorang anggota kelompok karate, menuju sebuah stand koran malam itu. Ia membeli sebuah koran, dengan sopan ia mengucapkan terima kasih kepada penjualnya. Namun penjual koran itu tidak mempedulikan ucapan tersebut.
“Orang yang tidak sopan bellllaasss, ya?” komentarku.
“Oh, setiap malam ia selalu begitu,” sangkal temanku.
“Lalu mengapa U terus begitu sopan kepadanya?” tanyaku.
“Why not ?” sanggahnya. “Kenapa aku membiarkannya menentukan bagaimana aku akan bertindak?”
Saat aku memikirkan kejadian itu selanjutnya, muncul dalam benakku bahwa ungkapan yang penting adalah “tindakan”. Temanku bertindak terhadap orang lain; kebanyakan kita bereaksi terhadap mereka.
Ia memiliki suatu indera keseimbangan mental yang tidak ada pada sebagian besar kita; ia tahu siapa dirinya, untuk apa ia bersikap, dan bagaimana ia akan berperilaku. Ia tidak mau membalas ketidaksopanan dengan ketidaksopanan, karena dengan itu ia tidak lagi mampu mengendalikan perilakunya. (Sebagaimana diceritakan Sidney J. Haris dalam buku “Mind Power”).
****
Hidup ini tidak selamanya putih, dan juga tidak selamanya hitam. Ada kalanya hitam dan adakalanya putih. Begitu pun dengan karakter manusia; ada yang jahat dan ada yang baik. Allah telah mengilhamkan kepada hati: “fujuroha wa taqwaha”.
Dari sana kita dapat mengambil pelajaran penting bahwa tidak selamanya kita mendapatkan kawan yang baik, yang selalu melontarkan kebaikan-kebaikan bukan hinaan-hinaan, yang mengajak kita pada keimanan bukan kemaksiatan, yang menutup aib-aib kita bukan memfitnah kita.
Kadang kita mendengar si A, B, C, D mengatakan kata-kata kasar yang mengusik ketenangan kita. Tuduhan-tuduhan busuk mengarah kepada kita ibarat lemparan pecahan beling yang mengenai muka dan tubuh kita, terasa perih menyayat hati. Kadang yang mangatakan itu adalah teman yang terdekat dengan kita, kadang melalui orang lain yang dia terima dari teman kita, dan lain sebagainya.
Ingin rasanya marah, benci, dendam, melumatnya hingga mati. Ingin rasanya mengata-ngatainya lagi; membalas ketidaksopanan dengan ketidaksopanan, hinaan dengan hinaan, percikan api dengan percikan api. Tapi itu tidak menyelesaikan masalah. Jika kita meladeninya, masalah kita justru malah semakin bertumpuk; yang satu belum selesai yang lain muncul lagi. Kemarahan, kebencian, dendam kesumat membuat tubuh bergetar hebat, nafas memburu, darah dalam tubuh mendidih dan uapnya menutup akal sehat kita sehingga kita bisa mati terbunuh karenanya, atau melakukan hal-hal yang bertentangan dengan yang selama ini kita ketahui bahwa itu tidak baik alias gggaaaak sopan.
Ada siswa SMANIDHA yang mengendarai sepeda motor, yang karena temannya suka mengeraskan suara motornya or mbleyer-mbleyer, dia marah-marah lantas kemudian pengen nantang adu duel sekalian. Ternyata duel tersebut bertambah besar, karena teman tingkat masing-masing tidak terima. Maka terjadilah duel besar diluar sekolah,dan duel itupun tebongkar ditangan sekolah. Tidak lama dipanggillah kedua belah pihak lengkap dengan ortunya yangb tidak tahu apa-apa dirumah,dengan sanksi berat siap dikeluarkan dari skol. Dia menyesal kenapa dia melakukan seperti itu. “Saya khilaf” akunya. Berhati-hatilah jika bermain api. Jangan engkau perbesar ia dengan menambah amunisi yang akan semakin memperbesarnya. Syetan itu sangat senang melakukan hal-hal semacam itu.
Sejauh data-data tertulis yang ada, orang menghadapi kematian mendadak saat ia mengalami ketakutan, kemarahan, kesedihan, penghinaan atau kegembiraan yang sangat. Pada awal abad masehi, Raja Romawi, Nerva, dilaporkan meninggal akibat “akses kemarahan yang hebat” terhadap senator yang telah menyinggung perasaannya. Pope innocent IV dikabarkan meninggal mendadak akibat “efek-efek kemarahan yang mengerikan bagi sistem tubuhnya” karena kekalahan-kekalahan tentaranya oleh Manfred, Raja Sicilian.
Oleh karena itu, Rasulullah Saw memandang bahwa yang dimaksud orang kuat itu bukan orang yang jago berkelahi, tetapi orang yang kuat adalah orang yang sanggup mengendalikan amarahnya ketika ada kesanggupan untuk marah. Di dalam tubuh kita ini sudah ada unsur api (fujuroha), di samping unsur cahaya (taqwaha). Sehingga jika kita menambahi api itu dengan api yang lebih besar (amarah), maka hasilnya akan jauh lebih besar dan besar.
Contoh dalam mengendalikan amarah telah diperlihatkan oleh Rasulullah dan orang-orang beriman lainnya. Ketika Rasulullah berdakwah ke Thaif, beliau dilempari oleh penduduknya dengan batu sambil di hina: Sesungguhnya kami benar-benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal (gila) dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta. (Al A'raaf : 66). hingga tubuh beliau berdarah-darah. Beliau tidak marah. Beliau menangis tersungkur disuatu tempat sambil berdoa kepada Allah. Melihat itu, malaikat Jibril mengatakan kepada beliau, jika beliau berkenan, dia akan menghimpit penduduk thaif dengan dua gunung yang ada disekitarnya. Dengan airmata berlinang beliau mengatakan, “Jangan, mereka hanya tidak tahu siapa aku. Mudah-mudahan di hari nanti mereka menerima dakwahku.”
Sungguh mulia akhlakmu ya Rasul. Mari kita mencontoh akhlak Rasul ini. Apabila kita mendapat hinaan, dinginkan dengan doa dengan penuh kekhusyuan, “Ya Allah, jika apa yang dikatakannya benar, ampunilah aku. Sungguh hamba-Mu memang banyak sekali berbuat dosa. Namun, jika apa yang dikatakannya tidak benar, berikanlah aku pahala darinya.”

Al Hasan berkata: Seorang mukmin yang penyantun tidak akan berlaku usil sekalipun ia diusili! Lalu beliau membaca firman Allah: Apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. (Al Furqan : 63)

Berkata Yazid bin Hubaib: Sesungguhnya kemarahanku itu berada di sandalku. Bila aku mendengar sesuatu yang tidak aku sukai, aku ambil sandalku itu dan aku pun berlalu.

PASANGAN HIDUP

Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 orang istri. Dia mencintai istri yang keempat, dan menganugerahinya harta dan kesenangan yang banyak. Sebab, dialah yang tercantik diantara semua istrinya. Pria ini selalu memberikan yang terbaik buat istri keempatnya ini.

Pedagang itu juga mencintai istrinya yang ketiga. Dia sangat bangga dengan istrinya ini, dan selalu berusaha untuk memperkenalkan wanita ini kepada semua temannya. Namun, ia juga selalu khawatir kalau istrinya ini akan lari dengan pria yang lain.

Begitu juga dengan istri yang kedua. Ia pun sangat menyukainya. Ia adalah istri yang sabar dan pengertian. Kapanpun pedagang ini mendapat masalah, dia selalu meminta pertimbangan istrinya ini. Dialah tempat bergantung. Dia selalu menolong dan mendampingi suaminya, melewati masa-masa yang sulit.

Berbeda halnya dengan istri yang pertama, sang pedagang, tak begitu mencintainya. Meskipun istri pertama ini begitu sayang padanya dan sangat setia. Dia yang selalu membawa perbaikan bagi kehidupan keluarga ini, serta Dialah yang merawat dan mengatur semua kekayaan dan usaha sang suami. Namun, pedagang ini tak begitu mempedulikannya.

Suatu ketika, si pedagang sakit. Lama kemudian, ia menyadari, bahwa ia akan segera meninggal. Dia meresapi semua kehidupan indahnya, dan berkata dalam hati. "Saat ini, aku punya 4 orang istri. Namun, saat aku meninggal, aku akan sendiri. Betapa menyedihkan jika aku harus hidup sendiri."

Lalu, ia meminta semua istrinya datang, dan kemudian mulai bertanya pada istri keempatnya. "Kaulah yang paling kucintai, kuberikan kau gaun dan perhiasan yang indah. Nah, sekarang, aku akan mati, maukah kau mendampingiku dan menemaniku?"

Ia terdiam. "Tentu saja tidak" jawab istri keempat, dan pergi begitu saja tanpa berkata-kata lagi. Jawaban itu sangat menyakitkan hati. Seakan-akan, ada pisau yang terhunus dan mengiris-iris hatinya.

Pedagang yang sedih itu lalu bertanya pada istri ketiga. "Akupun mencintaimu sepenuh hati, dan saat ini, hidupku akan berakhir. Maukah kau ikut denganku, dan menemani akhir hayatku?"

Istrinya menjawab "Hidup begitu indah disini. Aku akan menikah lagi jika kau mati". Sang pedagang begitu terpukul dengan ucapan ini. Badannya mulai merasa demam.

Lalu, ia bertanya pada istri keduanya. "Aku selalu berpaling padamu setiap kali mendapat masalah. Dan kau selalu mau membantuku. Kini, aku butuh sekali pertolonganmu. Kalau ku mati, maukah kau ikut dan mendampingiku?"

Sang istri menjawab pelan. "Maafkan aku," ujarnya "Aku tak bisa menolongmu kali ini. Aku hanya bisa mengantarmu hingga ke liang kubur saja. Nanti, akan kubuatkan makam yang indah buatmu". Jawaban itu seperti kilat yang menyambar. Sang pedagang kini merasa putus asa.

Tiba-tiba terdengar sebuah suara. "Aku akan tinggal denganmu. Aku akan ikut kemanapun kau pergi. Aku, tak akan meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu". Sang pedagang lalu menoleh ke samping, dan mendapati istri pertamanya disana. Dia tampak begitu kurus. Badannya tampak seperti orang yang kelaparan. Merasa menyesal, sang pedagang lalu bergumam, "Kalau saja, aku bisa merawatmu lebih baik saat ku mampu, tak akan kubiarkan kau seperti ini, istriku."

**********************

Teman, sesungguhnya kita punya 4 orang istri dalam hidup ini. Istri yang keempat, adalah tubuh kita. Seberapapun banyak waktu dan biaya yang kita keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah dan gagah, semuanya akan hilang. Ia akan pergi segera kalau kita meninggal. Tak ada keindahan dan kegagahan yang tersisa saat kita menghadap-Nya.

Istri yang ketiga, adalah status sosial dan kekayaan. Saat kita meninggal, semuanya akan pergi kepada yang lain. Mereka akan berpindah, dan melupakan kita yang pernah memilikinya.

Sedangkan istri yang kedua, adalah kerabat dan teman-teman. Seberapapun dekat hubungan kita dengan mereka, mereka tak akan bisa bersama kita selamanya. Hanya sampai kuburlah mereka akan menemani kita.

Dan, teman, sesungguhnya, istri pertama kita adalah jiwa dan amal kita. Mungkin, kita sering mengabaikan, dan melupakannya demi kekayaan dan kesenangan pribadi. Namun, sebenarnya, hanya jiwa dan amal kita sajalah yang mampu untuk terus setia dan mendampingi kemanapun kita melangkah.

Hanya amal yang mampu menolong kita di akhirat kelak. Jadi, selagi mampu, perlakukanlah jiwa dan amal kita dengan bijak. Jangan sampai kita menyesal belakangan.

IBLIS BERMUKTAMAR

Mu'tamar Iblis dan anak buahnya (Syaiton dan Jin Kafir). Dalam pembukaannya konferensi tsb dikatakannya:
"Kita tidak dapat melarang kaum muslim ke Mesjid, Kita tidak dapat melarang mereka membaca Al-Qur'an dan mencari kebenaran, bahkan kita tidak dapat melarang mereka mendekatkan diri dengan tuhan kita Allah dan pembawa risalahNya Muhammad, pada saat mereka melakukan hubungan dengan Allah, maka kekuatan kita akan lumpuh."

"Oleh sebab itu, biarkanlah mereka pergi ke Masjid; biarkan mereka tetap melakukan kesukaan mereka, tetapi curi waktu mereka, sehingga mereka tidak lagi punya waktu untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah".

"Alihkan perhatian mereka dari usaha meningkatkan kedekatannya kepada Allah dan awasi terus kegiatannya sepanjang hari!"
"Inilah yang akan kita lakukan," kata iblis .

Terjadi kegaduhan.., kemudian..
"Bagaimana kami melakukannya?" tanya para hadirin yaitu Syaitan, dan jin Kafir.
Iblis tertawa.. kemudian memberikan "pelajaran" bagi anak buahnya..

"Sibukkan mereka dengan hal-hal yang tidak penting dalam kehidupan mereka, dan ciptakan tipudaya untuk menyibukkan fikiran mereka," jawab sang iblis .
"Rayu mereka agar suka BELANJA, BELANJA DAN BELANJA SERTA BERHUTANG, BERHUTANG DAN BERHUTANG".

"Bujuk para istri untuk bekerja diluar rumah sepanjang hari dan para suami bekerja 6 sampai 7 hari dalam seminggu, 10 - 12 jam seminggu, sehingga mereka merasa bahwa hidup ini sangat kosong. Jangan biarkan mereka menghabiskan waktu bersama anak-anak mereka. Jika keluarga mereka mulai tidak harmonis, maka mereka akan merasa bahwa rumah bukanlah tempat mereka melepaskan lelah sepulang dari bekerja. Dorong terus cara berfikir seperti itu sehingga mereka tidak merasa ada ketenangan dirumah."

Kemudian Iblis pun melanjutkan... dan anak buahnyapun mendengar dengan penuh perhatian.

"Pikat mereka untuk membunyikan radio atau kaset selama mereka berkendaraan. Dorong mereka untuk menyetel TV, VCD, CD dan PC dirumah sepanjang hari. Bunyikan musik terus menerus disemua restoran maupun toko2 didunia ini. Tanamkan tipu daya bahwa ada musik yang islami seperti "Dang-Dut Islami" ataupun "Nada disertai Dakwah" Hal ini akan mempengaruhi fikiran mereka dan merusak hubungan mereka dengan Allah dan RasulNya bahkan sesama mereka"

"Penuhi meja-meja rumah mereka dengan majalah-majalah dan tabloid. Cekoki mereka dengan berbagai berita dan gosip selama 24 jam sehari. Serang mereka dengan berbagai iklan-iklan dijalanan. Banjiri kotak surat mereka dengan informasi tak berguna, katalog-katalog, undian-undian, tawaran-tawaran dari berbagai macam iklan."

"Muat gambaran wanita yang cantik itu adalah yang langsing dan berkulit mulus dimajalah dan TV, untuk menggiring para suami berfikir bahwa PENAMPILAN itu menjadi unsur terpenting, sehingga membuat para suami tidak tertarik lagi pada istri-istri mereka dan buatlah para istri menjadi sangat letih pada malam hari, buatlah mereka sering sakit kepala. Jika para istri tidak memberikan cinta yang diinginkan sang suami, maka akan mulai mencari diluaran".

"Hal inilah yang akan mempercepat retaknya sebuah keluarga"

"Terbitkan buku-buku cerita untuk mengalihkan kesempatan mereka untuk mengajarkan anak-anak mereka akan makna shalat. Sibukkan mereka sehingga tidak lagi punya waktu untuk mengkaji bagaimana Allah menciptakan alam semesta. Arahkan mereka ketempat-tempat hiburan, fitness, pertandingan-pertandingan, konser musik dan bioskop."

"Buatlah mereka menjadi SIBUK, SIBUK DAN SIBUK."
Salah satu Jin Kafir menginterupsi pidato Iblis tadi, Jin Kafir berkata :
"Wahai Tuanku... Bagaimana bila mereka berjumpa dengan orang -orang yang shaleh yang mewariskan ilmu dari para nabi dan mereka mengambil ilmu dari orang-orang shaleh tersebut??!!" Sela Jin Kafir.

Mendapatkan pertanyaan seperti ini, Iblis terdiam cukup lama.. hingga membuat resah anak buahnya. Tetapi kemudian...

"Perhatikan, jika mereka jumpa dengan orang shaleh, bisikkan gosip-gosip dan percakapan tidak berarti, sehingga percakapan mereka tidak berdampak apa-apa. Tumbuhkan rasa benci di dalam hati mereka kepada Ulama Ahlul Hadits, karena bila mereka telah mempercayai ulama ahlul hadits, tipu daya kita akan menjadi sia-sia".

"Isi kehidupan mereka dengan keindahan-keindahan semu yang akan membuat mereka tidak punya waktu untuk mengkaji kebesaran Allah dengan mendatangi majelis-majelis yang mengajarkan betapa pentingnya ilmu sebelum berkata dan beramal."

"Dan dengan segera mereka akan merasa bahwa keberhasilan, kebaikan/kesehatan keluarga adalah merupakan hasil usahanya yang kuat (bukan atas izin Allah)."

"PASTI BERHASIL, PASTI BERHASIL."
"INI ADALAH RENCANA YANG BAGUS."

Iblis sangat bersemangat dengan pidato yang dia sampaikan kepada anak buahnya tadi.. dan Iblispun mendapatkan TEPUK TANGAN meriah dari anak buahnya. Iblis, syaitan dan jin Kafir kemudian pergi dengan penuh semangat melakukan tugas, yaitu

"MEMBUAT MUSLIM MENJADI LEBIH SIBUK, LEBIH KALANG KABUT, DAN SENANG HURA-HURA".
"Dan hanya menyisakan sedikit saja waktu buat Allah sang Pencipta."
"Tidak lagi punya waktu untuk bersilaturahim dan saling mengingatkan akan Allah dan RasulNya".

Sekarang pertanyaan kita adalah, "APAKAH RENCANA IBLIS INI AKAN BERHASIL???"

Jawabannya : "KITALAH YANG MENENTUKAN!!!"